CARA MINUM TAHITIAN NONI MORINDA

Oleh NiniekSS

Bismillah,

Alhamdulillah Yaa Alloh. Puji syukur yang tak terhingga kepadaMu bahwa hamba masih Engkau beri kesempatan untuk menuliskan artikel ini semoga menjadikan kemanfaatan serta keberkahan bagi kami yang membacanya. Aamiin Yaa Rabbal’alaamiin...

Salam serta sholawata yang sekhalis – khalisnya kami haturkan kepada junjungan hamba Nabi agung Sayyidina Muhammad Rasulullah Saw. Yang syafaatnya atas ijinMu selalu kami nantikan baik di dunia maupun di zaumul qiyamah kelak Yaa Alloh. Aamiin...

Sahabat NinekSS dimanapun Anda berada...

Banyak dari pembaca blog yang telah memesan Tahitian Noni Morinda kepada saya. Dan Alhamdulillah banyak yang telah sembuh sakit maagnya.

Biasanya yang tidak sembuh dengan Morinda adalah mereka yang ketakutan dulu sebelum mengkonsumsi ( karena rasanya memang sedikit asam manis ), atau mereka, yang ketika minum lalu terjadi reaksi positif dengan timbulnya rasa yang tidak nyaman dalam tubuh, mereka tak berani untuk melanjutkannya lagi, sayang kan sudah mahal-mahal dibeli jika tidak diminum lagi ?

Mungkin tidak yakin bahwa Morinda bisa dipercaya dalam mengatasi berbagai macam keluhan termasuk sakit maag.

Maklum kan hanya lewat online, jadi terkadang sulit menumbuhkan rasa percaya di dunia online. Pertama menyangkut dana yang harus terlebih dahulu dikirim, padahal diantara kita kan belum pernah ketemu, kedua, masalah sulitnya menumbuhkan keyakinan dalam diri seseorang bahwa informasi yang saya tulis dalam blog adalah informasi yang sungguh-sungguh, tidak sekedar promosi agar produknya laku.


Saya bisa memakluminya, jika banyak diantara pembaca blog yang masih ragu-ragu untuk minum Tahitian Noni Morinda. Walaupun Morinda sudah dipesan, sudah lunas dibayar, sudah diterima, sudah didepan hidungnya he he terkadang masih juga benar-benar takut mengkonsumsinya. Lucu yaa ?


Sayapun dulu juga seperti itu kok. Takutnya setengah mati waktu minum morinda pertama kali, mengingat info yang saya terima bahwa rasanya ada asamnya. Wadhuh ! Makan sayur yang tercampur sedikit tomat saja perut langsung berontak sakitnya lama tak hilang-hilang, apalagi ini juice ekstrak yang ada rasa asamnya, dan minumnya harus langsung, tak dicampur dengan air lebih dahulu. Wadhaow...


Bayangan bakal kesakitan lambungnya setelah minum morinda menari-nari dalam benak ! Memang orang sakit maag, apalagi yang sudah kronis, selalu punya kekhawatiran yang berlebihan untuk mengkonsumsi sesuatu yang baru, apalagi kalau rasanya asam, sudah ngeri dulu mendengarnya dan membayangkan akibatnya.


Tapi tak perlu khawatir teman, rasa asam yang terdapat dalam Tahitian Noni juice Morinda tidak sama dengan asamnya buah tomat dan buah asam, karena rasa sedikit asam yang ada dalam Tahitian Noni morinda bersifat basa tidak bersifat asam, sehingga ketika morinda kita konsumsi, reaksinya dalam lambung tidak sama dengan reaksi ketika seseorang mengkonsumsi buah tomat atau buah asam yang asam itu. Rasa yang asam belum tentu masam.


Jika Anda minum morinda kemudian merasa lambung tidak nyaman kemudian, bukan karena morinda tidak cocog dikonsumsi orang sakit maag, namun ia sedang bekerja membenahi organ yang bermasalah.


Kita tidak tahu persis bagaimana sebenarnya kondisi yang terjadi pada lambung yang sedang bermasalah pada masing-masing penderita tidaklah sama. Ada yang karena iritasi, ada yang karena peradangan, ada yang karena dalam lambungnya terlalu banyak bakteri yang merugikan, ada yang ditemukan adanya benjolan dalam lambungnya yang diindikasikan oleh dokter sebagai kanker ganas.


Jadi, reaksi yang terjadi pada masing-masing penderita ketika mengkonsumsi morinda pun tidaklah sama. Sehingga terkadang ada yang bertambah mual, ada yang demam ringan, ada yang pusing, ada yang diare, ada yang menggigil. Jika sedang terjadi reaksi, ini pertanda baik, bahwa morinda sedang bekerja didalam tubuh.


Dosis yang dianjurkan oleh perusahaan bagi yang tidak menderita ( ginjal, jantung dan kegemukan ) konsumsi pertama adalah 30 mili pagi dan 30 mili sore hari, sebelum makan…


Namun saya tegaskan !


Bahwa bagi para penderita maag baik yang awal maupun yang sudah lanjut, hindari minum dengan dosis anjuran dari perusahaan (2 x 30 mili sebelum makan) karena biasanya lambung tidak kuat karena reaksi detoknya terlalu kuat.


Sebaiknya, minum awal dengan dosis 2 x 1 sendok makan dulu dan diminum sesudah makan. Hindari minum sebelum makan agar reaksi detox tetap nyaman tidak mengganggu.


Baru sesudahnya kalau mau ditingkatkan dosisnya sebagai berikut :

  • Hari pertama 2 x 1 sendok makan sesudah makan 

  • Tiga hari kemudian 2 x 2 sendok makan sesudah makan 

  • Tiga hari kemudian 2 x 3 sendok makan sesudah makan 

  • Tiga hari kemudian 2 x 4 sendok makan sesudah makan 

  • Untuk penderita lambung maksimal minum 2 x 4 sendok makan sesudah makan saja, sudah cukup effektif. 

  • Jika minum reaksi detox masih terasa tidak nyaman, dosis bisa dikurangi sesuai kemampuan dalam menahan reaksi detox. Oke ?



Dengan dosis ini, ternyata nyaman bagi semua pengguna. Belum pernah ada yang komplain kepada saya tentang reaksi yang terjadi.


Jika belum pernah konsumsi morinda, harus mengetahui ada riwayat sakit  jantung, kegemukan atau ginjal tidak ? Bagi yang mempunyai riwayat jantung, ginjal dan kegemukan oleh perusahaan dianjurkan dengan dosis hanya 20 mili pagi dan 20 mili sore hari sebelum makan.


Setelah produk saya kirimkan dan telah sampai ke tangan penderita, biasanya penderita akan memberitahukan kepada saya bahwa produknya telah sampai dan menanyakannya bagaimana cara minumnya. Lalu saya akan menjelaskannya secara detail kepada mereka.


Jadi setiap hari saya selalu sibuk menerima WA atau tilpun dari pembaca blog yang konsultasi tentang sakit maagnya dan tentang penggunaan morinda.


Meskipun mereka terkadang tidak menelepon saya, saya akan menanyakan selalu keadaan mereka, bagaimana perkembangan kondisinya, ada kesulitan tidak, atau mungkin reaksi terlalu berat ?


Jadi pada setiap tahapan minum, intinya adalah, jika reaksi berat, turunkan kepada dosis sebelumnya, dan ketika reaksi sudah nyaman baru dinaikkan dosisnya.


Sebaiknya jangan langsung ditelan, namun sebaiknya kulum dibawah lidah sampai hitungan 20 baru ditelan. Hal ini agar Tahitian Noni Morinda lebih lama bercampur dengan enzime amylase didalam mulut yang sangat bermanfaat bagi pencernaan.


Jika reaksi ketidak nyamanan terasa berat, minum air putih yang cukup. Begitulah cara mengkonsumsi morinda, sangat fleksibel. Naik turunkan dosis sesuai kondisi tubuh kita. Jika aman naikkan dosis setiap 3 hari, jika terasa berat turunkan satu step sambil minum air putih banyak-banyak.


Nah jika minum dengan dosis 2 x 4 sesudah makan aman dan sudah menunjukkan perkembangan yang baik pada lambung, mulailah minum 1 sendok makan tetapi sebelum makan pagi dan 1 sendok makan sebelum makan sore…lambung harus ditest sedikit demi sedikit.


Jika lambung sudah tidak sakit dengan minum sebelum makan 1 sendok morinda, maka hari besuknya langsung tingkatkan dengan dosis 2 : 2 sendok makan sebelum makan, lalu 2 : 3 sendok makan sebelum makan dan hari selanjutnya dengan 2 : 4 sendok makan Sebelum makan.


Jika dosis 2 x 4 sebelum makan sudah aman, bagi yang tidak bermasalah ginjal, jantung dan kegemukan, maka bisa konsumsi 30 ml pagi sebelum makan pagi dan 30 ml sebelum makan sore.

Paham ya teman? Kalau belum paham silahkan kontak saya aja, jangan sungkan-sungkan. Ibu NiniekSS WA.0877.3259.8747

Ketika sedang terapi dengan Tahitian Noni Morinda usahakan jangan konsumsi lemak, gorengan dan banyak istirahat, agar kinerja morinda bisa maksimal didalam tubuh.

Minum Morinda Yuk agar lekas sembuh, enak kok, dan segeer penuh energi !

Semoga bermanfaat, sampai jumpa di tulisan mendatang. 

 

Terima kasih atas kunjungan Anda di blog ini yaa... Semoga Allah SWT. senantiasa melimpahkan keberkahan dan keselamatan serta rizky yang luas kepada kita sekalian. Aamiin Yaa Robbal’alaamiin...


Purworejo, 19 Februari 2025



Salam Sehat, Bahagia & Sejahtera
Penulis, NiniekSS (Sri Nurmi Atminarsih)


niniekss Label: Februari 18, 2025 0 komentar
Posting Komentar

Back to Top
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...